Setiap perlakuanku selalu menjadi salah, tak pernah benar!
Pikiranku, perlakuanku, pengertianku selalu saja salah dimata kamu.
Salah, salah, dan selalu salah itu yang terjadi.
Kekanak-kanakanku, ke-egoisanku, selalu menjadi masalah buatmu.
Sebenarnya, tak begitu mauku. Aku sadar, aku salah menyikapimu. Salahku memperlakukanmu seperti itu.
Selalu ku coba untuk menjadi masa lalumu. Tapi aku selalu gagal.
Gayaku, tawaku, tatapanku tak akan pernah sama dengannya.
Aku ya AKU!
Dengan ketololan, kebodohan, kekanak-kanakan yang ku miliki dan dengan segala yang aku punya, itulah usahaku dan caraku menarikmu dari masa lalumu.
Berusaha berusah dan berusaha...
Tak pernah kamu anggap semua usahaku ini.
Kamu selalu melihatku dengan fikiran negatifmu.
Jujur, aku lelah tak dianggap.
Logika menyuruhku menyerahkan semuanya pada waktu. Namun hati, menyuruhku untuk mempertahankan semuanya.
Aku mengalah pada egoku.
Aku menjalankan kenyataanku. Ingin ku berlari dan tak ingin melihat semuanya.
Namun terlambat.
Dengan semua kepekaanku, aku menyadari bahwa kamu masih mempedulikannya.
Sakit, sakit dan sakit yang selalu aku dapat.
Adakah sebuah obat yang bisa menutup semua luka ini yang selalu saja tak pernah sembuh?
Adakah mentari terbit dengan kisah baru tanpa membawa kisah lama?
0 komentar:
Posting Komentar